Adalah sebuah ingatan dan jangkauan yang selalu mengaitkan kita pada kecemerlangan kata dari seorang Szymborska.

Bagi Szymborska tentu, bahwa hidup akan selalu merupakan ingatan dan jangkauan– hidup baginya selalu, tidak akan pernah melebihi cakaran yang mampu kita jangkau pada pasir.

Bagi kita tentunya, Szymborska akan lebih dari itu. Bagi kita tentunya, kesederhanaan pikir yang tinggi makna dari seorang–yang kita kenal setelah ia menjadi nenek tua– yang mengagumkan: Szymborska akan terus berputar pada seputaran ingatan dan jangkauan.

Perbedaannya: ia menjangkau kita seperti sinar. Ia mengingatkan kita melampaui garis tahun. Ia menembus celah.

Dan ingatan kita yang menyoal Szymborska melampaui cakaran pasir miliknya. Karena ingatan kita atas ia: menelusup menelisik, menempuh perjalanan berjarak yang amat jauh melintas garis waktu.

Hari ini seharusnya, jika nenek tua sederhana berkepala megah itu masih sedang duduk di beranda menyesap teh mawar saat ini: akan ada tambahan tiupan lilin dan pemotongan kue– perlambang pengulangan tahun. Perayaan usia manusia menuju habis.

Hari ini seharusnya, jika nenek Wislawa masih dapat duduk tegak di beranda rumahnya: ia pasti akan mengenakan mantel terbaik merayakan perjalanannya yang menuju tua dengan sebuah pena dan puisi.

Hari ini seharusnya ingatan kita menelusup menjadi sinar. Menerangi meja beranda Szymborska yang berteman pena dan puisi. Seharusnya ingatan kita menjangkau dan menari. Merayakan kebaikan bumi yang murah hati: karena telah melahirkan seorang bayi yang dikirim waktu menjadi tua dan berpuisi.

Nenek tua itu mengingatkan: bertamasyalah kamu dalam setiap langkah. Rayakan ketidaktahuan. Hingga padanya akan kita bertemu pada satu penemuan baru: sebuah kesadaran atau pengetahuan atau penerimaan– atas peranmu dalam hidup yang tak tertukarkan.

Maka mari rayakan bersama bumi: mengenang lahirnya anak bayi yang tak henti berpuisi.

Dan di satu Jumat ini: Szymborska lahir untuk merayakan hidup, bertamasya dalam pena dan puisi.

Untuk Jumat berikut yang kemudian: mari usah cemas. Karena ketidaktahuan membawamu pada pengetahuan baru.

“But here comes Friday with a script I haven’t seen”

*Selamat seharusnya ulang tahun Szymborska, maka akhir dunia bagimu tak pernah berarti akhir puisi — Kami yang mencintaimu dengan kata dalam.

Advertisements

2 thoughts on “Sinar Szymborska

  1. Sukaaaaa…….!
    suka sama yang nulis dan sama yang ditulis ❤

    ini salah satu yang ku suka

    "Let the people who never find true love
    keep saying that there’s no such thing.
    Their faith will make it easier for them to live and die. "

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s