Saya tidak memiliki pembuka untuk surat ini. Tidak juga memiliki banyak hal untuk menyapa. Saya hanya memiliki pertanyaan.

Kenapa ibu begitu sering datang? Dalam sebuah mimpi yang tidak tetap. Yang tidak ajeg alur kisahnya. Tapi yang ibu lakukan selalu sama. Meminta maaf pada saya. Siapa ibu?
Mengapa ibu meminta maaf? Mengapa ibu menangis?

Adakah ibu seseorang yang nyata dan hidup di suatu tempat? Adakah kita terhubung karena sesuatu?
Jika ibu memang benar hidup di suatu tempat, maka saya yakin ibu akan bisa membaca ini entah bagaimana cara atau jalannya.

Di kala lain, ibu menangis sambil mengusap kepala saya. Sambil terkadang juga mengisap-isap ubun-ubun saya. Katanya supaya lekas jernih pikiran saya. Kadang pula memijiti pelipis saya. Atau sekadar mengusap-usap memar benjol di kepala. 

Disamping itu, tidak berubah. Ibu masih menangis sambil sesering mungkin mengucapkan maaf. Untuk apa dan siapa maaf itu? Sedangkan kita tidak saling mengenal. Tidak pernah pula saya melihat wajah ibu dimanapun. 
Bagaimana seseorang bisa membuat salah pada orang lain yang tidak dikenalnya?

Siapapun ibu, berhentilah meminta maaf bu. Ibu tidak memiliki kesalahan apapun.

Ibu sering berkata, engkau begini karena memohonkan maaf untuk anakmu. Yang mungkin juga tak kukenali sekarang. Aku tak lagi mengenalinya atau justru bahkan tak pernah mengenalnya.

Ibu di mimpi, kembalilah nanti lagi. Aku hanya ingin bermimpi yang baik dan senang. Tanpa perasaan dimohoni ampun. Seolah-olah aku si wanita keji algojo eksekutor. 

Ibu di mimpi, kembalilah nanti lagi. Dengan seting yang berbeda. Kita memasak atau bertemu muka ketika berpapasan berbelanja di pasar dekat rumahmu. 

Ibu di mimpi, kembalilah nanti lagi. Dengan jalan cerita kita merajut benang bulu dalam satu teras bersama. 
Ibu di mimpi, kembalilah kapan saja. Asalkan tidak mengiba menangis memohon ampun. 

Aku bukan penghukum. Aku tidak akan keji pada siapapun. Aku mengasihimu. Meski kita tidak saling kenal. Meski kita saling diam-diam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s