Alap-alap berbalap dengan seekor kecebong tua. 

Kasian ia. Sudah menua sejak ia masihnya yang kecebong. 

Mereka kebingungan. Hendak terbang atau menyusuri selokan kecipak kecipuk.

Jantungnya berdetak-detak dug dug dug dug dag. 

Kalaukah salah satunya kalah?

Ini perangai sudah salah. Hidup tak pernah sebuah perlombaan. Cuma antrian membuka keran.

Meminum sedikit lalu melanjutkan perjalanan.

Entah kepak kepak terbang tembus angin.

Atau kecipak kecipuk berenang sebrang selokan.

#day11

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s