Namaku Yaso. Teman sebaya Kiwana (ngarep). Dulu waktu aku kecil. Aku sering dikuncir ke atas. Rambut bagian ubun-ubun dijulangkan ke atas. Persis seperti kamu, Kiwanaaaaaaaa. Tapi bedanya rambutku tidak segomplok kamu. Rambutku kriwil seperti Kait Bibi. Tipis dan kriwil. 

Ada yang berbeda dari Kiwana (gaya cadel-cadel panggilan kesayangan dari fans Kirana)– sebenernya sempet bingung pertama kali diceritain sahabat aku soal Kiwana, apa yang spesial dari anak ini– mengingat jumlah followernya cukup dahsyat untuk — bukan anak artis. Pertanyaannya dalam batin: apa yang jadi magnet dari gadis tembem ini– selain lucu gemas unyu?

Saat itu kami lagi di mobil menuju Cizz, salah satu toko cheese cake terbaik di Bandung. Yang pertama kali aku lihat dari Kiwana adalah, video cekakakan (bahasa Jawa) karena dengar Ibuk bilang ‘kejlungup’ (hahahaha. Pas ngetik ini aja aku masih ketawa). Aku pikir Kiwana masih sama kayak bocah yang lainnya. Yang lucunya rata-rata, dandanannya imut dan banyak yang endorse. Tapi beberapa kali mulai kepo, beberapa video Kiwana bikin mbrebes mili dan pernah pula sesenggukan. 

Dalam hati: ada yang beda dari anak ini. 

Hobinya tersenyum. Dan bilang ‘hewpi’ — red: happy. Ada yang berbeda dari anak ini. Kiwana, bukan cuma memprovide video lucu gemas-gemas anak kecil yang banyak bertebaran. Anak ini menyuplai energi. Tanpa sadar melipatgandakan. Dia tidak pernah kehabisan energi baik. Aku selalu percaya, bahwa sebaik-baiknya sedekah untuk orang yang jauh, tidak kenal, dan tidak terjangkau– adalah dengan bersedekah energi baik. Dan Kiwana, entah apa dan bagaimana: seluruh dirinya mengirim energi baik. Yang berlipat ganda. Yang tidak kikir dia bagikan– untuk selanjutnya dia lipatgandakan lagi, dan bagikan lagi. Dan begitu terus menerus. Anak ini seperti pabrik. Yang tidak berhenti mengolah dan memperbanyak. Persis seperti pabrik. Yang kalau dia berhenti saja barang sebentar memproduksi energi baik, dia justru akan rugi. Dan Ibuk adalah listrik dan bangunannya. Yang memungkinkan Kiwana memproduksi banyak sekali energi baik. Matanya, senyumnya, gerak geriknya, ucapannya. Semuanya mengirimkan sebuah gelombang tidak terlihat. Yang diterima dengan baik dan mampu membuat bergetar– itulah kenapa aku mengatakan tadi bahwa dengan melihat video yang penuh keceriaan dan tawa lepas mampu membuat saya mbrebes mili bahkan sesenggukan. 

Ibuk– jika Anda membaca ini, setiap doa yang diucapkan ribuan kali untuk kesehatan dan keceriaan Kiwana, percayalah itu bisa sepenuhnya tulus. Karena dengan melihat Kiwana cekakakan dan berceloteh ceria, membuat– saya khususnya, membatin ‘semoga Allah menambahkan terus kegembiraanmu tidak berhenti, nak.’

Dalam hati juga saya membatin, ‘jangan cepat besar ya nak’. Hahahaha.

Kirana, kalau kamu besar nanti dan sudah bisa membaca, dan kita berjodoh bertemu dalam tulisan ini, kamu harus tau: bahwa kamu yang kecil banyak mengubah muka-muka cemberut penuh energi gelap menjadi putih dan terang, seperti ‘makbyar’ lampu baru menyala. 

Iya, kamu dan Ibuk pasti akan kebingungan dan berkata: kami tidak melakukan apa-apa sambil menoleh kana kiri kanan kiri karena bingung.

Dan kalau aku punya kekuatan sama seperti kamu, nak, aku akan mengirim lebih banyak untukmu energi baik melalui tulisan ini– supaya pabrikmu makin kaya dan banyak membuka cabang. Meski aku tahu, kamu sudah sangat kaya raya dengan energi baik yang selalu berlipat ganda dan bertambah tidak pernah selesai kamu sebarkan– entah darimana sumbernya. 

Semoga nak, Allah membuat hatimu tetap terjaga melakukan kebaikan sederhana. Tapi tidak pernah sampai menyederhanakan kebaikan. Sesederhana kamu menangis karena friend tidak mau say sorry, justru bukan karena kamu dilempar batu oleh friend. 

Semoga mulai sekarang, anak-anak yang tumbuh di dunia semuanya memiliki energi seperti kamu– untuk membuat dunia lebih cepat makbyar lampu menyala, di tengah cemberut muka dan hati yang masih banyak penuh benci penuh dengki. Semoga Allah selalu kasih kamu hewpi. 

Dengan kasih,

TYD

Advertisements

2 thoughts on “Kiwana Hewpi ❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s